Saturday, November 14, 2009

SAte ASem MAKASAR

Bahan:
400 gr daging has dalam, dipotong 2x2xm
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 sdt air asam jawa
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
12 buah tusuk sate

Bumbu Halus:
1 sdr ketumbar
1/2 sdt jinten

Bahan Saus:
4 buah belimbing sayur, dipotong-potong

Bumbu Halus:
100 gr kacang tanah kupas, digoreng
3 buah cabe merah keriting
1 buah cabe merah besar
3/4 sdt garam
1/2 sdt gula merah

Cara Membuat:
1. Rebus bumbu halus, santan, air asam jawa, garam, dan gula pasir sampai mendidih. Masukan daging. Aduk sampai meresap dan matang.
2. Tususk-tusuk daging di tusukan sate, Bakar sampai matang dan harum sambil di olesi bumbu.
3. Saus, rebus sisa rebusan daging dan 250 ml air sampai mendidih. Masukan belimbing sayur dan bumbu halus, Masak sampai matang dan kental.
4. Sajikan sate dengan sausnya.


try THis....

Wednesday, November 11, 2009

MIE instanT !!!


HATI2, BUMBU MIE INSTANT TDK BOLEH DIMASAK...!! !PERINGATAN BAGI KITA SEMUA
BAHWA MIE INSTANT TIDAK BOLEH DIMASAK BERSAMAAN DENGAN BUMBUNYA,
KARENA MSG BILA DIMASAK DI ATAS 120C AKAN BERPOTENSI MENJADI KARSINOGEN
PENCETUS KANKER.
PERHATIKAN SEMUA KEMASAN MIE INSTAN, KEBANYAKAN PROSEDURNYA MASAK MIE DULU
BARU DITABURI BUMBU,ATAU BUMBU DI TARUH DI MANGKOK JADI, SEKALI LAGI:
JANGAN PERNAH MASAK MIE BESERTA BUMBUNYA !!! BAHAYA.

TERUSKAN PESAN INI KEPADA SEMUA ORG YANG ANDA CINTAI.

Monday, November 2, 2009

UJian oH Ujian,,,,,,,.......

woro2...........MInggU ini GUe ujian....
tolong bagi orang yg merasa cakep, jelek, ganteng, manis ,imut, pas2an dan semuanya.........
saya mohon doanya
supaya bisa lulus dengan nilai baik dan memuaskan^^
sebab ini Ujian terKHir saya di FAkultas.....
hmmm......
jgn lupa doakan juga kudua orang tua kalian, OK2..........

semoga amaL ibadah semuanya diterIma dan menjadi barokaH....
amiiiiiin.


it's mE.......====>


























thnx for aLL

Sunday, November 1, 2009

Sunday Nov 01, 09 @ 11.30 Pm

hmm,
senangnya bisa melihat dia secara langsung...........
juaraNg ada kesempatak kek gini ini....mangstab gan rasanE.......
Kaget juga termasuk tadi. sUddenly dia ada didekatku

wuuuzzzzzz

hmm.......
hari ini yang bisa ku lakukan tuk diA.....adekku tersayang^^ bukan haL istimewa....
tapi cukuP membuatku senang 1/2 mati...........
ha haha ha haha........


mungKIn dia agak bIngung hari ini.....
munGkin jg gag sama skali......

GUe suka gaya dia hari ini, serBA abu2..... cocok aja ngliatnya tadi....
ku pandangi adekku yg sedang konsentrasi pada haL lain.....dan tak mengenaliku...^^

ha ha ha ha haa.........
mungKin ini yang hanya bisa kulaKukan buat dia....
berlaku dan menjaganya dengan segala yang kupunya....

dan menjadi kakak Yang baik......

^^

Saturday, August 8, 2009

"Cukup Itu Berapa?"

Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib.
Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapa pun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata "cukup".

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan di sana.
Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata "cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup?
Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya.
Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih di bawah
target.
Istri mengeluh suaminya kurang perhatian.
Suami berpendapat istrinya kurang pengertian.
Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati.
Semua merasa kurang dan kurang.
Kapankah kita bisa berkata cukup?

Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya.
Cukup adalah persoalan kepuasan hati.
Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri.
Tak perlu takut berkata cukup.
Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.
"Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri.
Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan.
Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.

Belajarlah untuk berkata "Cukup".
......................................................................................dan Berpikir jernihlah